Minggu, 02 Juni 2013

Trik Lengkap – Cara Mempercepat Windows XP Hingga 200%

Artikel Kesehatan
Ilmu Komputer Tips
Terdapat banyak sekali cara untuk mempercepat kinerja Windows XP. Pada umumnya komputer yang telah dijalankan selama berbulan-bulan tanpa adanya tweaking atau maintenance sama sekali akan membuat kinerjanya menjadi lambat. Banyak hal yang menyebabkan menurunnya kinerja Windows XP pada komputer anda, seperti: menumpuknya sampah registry, program start-up yang berlebihan, terkena virus, penggunaan theme khusus yang memberatkan, program yang berlebihan dan banyak lagi.
Pada tulisan kali ini akan dibahas Trik lengkap cara mempercepat Windows XP hingga 200%. Kumpulan trik yang dijelaskan dalam tulisan ini adalah gabungan dari banyak tutorial dan cara mempercepat Kinerja Windows yang dikumpulkan dari banyak sumber menjadi satu.
Trik-Lengkap-Cara-Mempercepat-Windows-XP-Hingga-200%Secara mendasar, untuk mempercepat Windows XP dapat dilakukan melalui 5 cara yang berbeda:
  1. Modifikasi Registry
  2. Optimasi Fitur, Layanan dan Visual
  3. Optimasi Harddisk
  4. Software Tweaking
  5. Hardmod / Overclocking ( tidak disarankan )
Pada tulisan kali ini akan menggabungkan kelima poin diatas agar dapat mendapatkan hasil maksimal.

Mempercepat XP – Registry

Download file berikut: Korek Windows
Fungsi file ini akan dijelaskan lebih lanjut pada tulisan dibawah
Registry adalah kumpulan parameter atau settingan yang mengatur  system dan aplikasi yang terdapat pada Windows XP. Untuk mengakses Registry Editor adalah melalui Start Menu > Run. Kemudian ketikkan regedit lalu tekan Enter. Sebelum memulai melakukan modifikasi pada registry ini ada baiknya anda melakukan back-up registry terlebih dahulu. Tutorial Cara Back-up / Restore Registry Windows

Mempercepat Waktu Booting

Bebebapa versi build pada Windows sudah mengaktifkan fitur ini secara otomatis, namun terdapat beberapa versi yang belum mengaktifkannya. Trik ini bekerja dengan melakukan defrag pada saat komputer melakukan proses booting serta menata file-file yang relevan untuk diurutkan dengan proses booting.
  1. Masuk ke registry editor ( Start Menu > Run. Lalu ketikkan regedit kemudian Enter )
  2. Lalu kebagian: HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOptimizeFunction
  3. Temukan tulisan ‘Enable’ pada layar dibagian kanan, lalu klik 2x pada tulisan tersebut dan ketik Y lalu Ok.

Mempercepat Akses Folder

Bila komputer anda mempunya banyak sekali folder dan sub-folder trik ini dapat bermanfaat untuk mempercepat akses folder tersebut dengan merubah fitur Last Access Update pada registry
  1. Masuk ke registry editor
  2. Lalu kebagian: HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\FileSystem
  3. Arahkan kursor mouse bagian kanan layar registry ditempat yang kosong, klik kanan pilih New > DWORD Value
  4. Lalu beri nama: NtfsDisableLastAccessUpdate dan klik OK
  5. Klik 2x pada value yang baru dibuat tersebut dan beri nilai 1
  6. Klik Ok

Mempercepat Loading Windows Menu

Trik ini berfungsi untuk mempercepat respon windows terhadap klik menu. Bila Windows anda seringkali terlambat respon dalam memunculkan menu setelah diklik, maka cobalah trik berikut:
  1. Masuk ke registry editor
  2. Lalu kebagian: HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
  3. Klik 2x pada tulisan MenuShowDelay pada layar sebelah kanan dan isikan angka 0
  4. Klik Ok

Mempercepat Shutdown Windows XP

Trik ini berfungsi untuk mempercepat proses shutdown pada windows
  1. Masuk ke registry editor
  2. Lalu kebagian HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
  3. Klik 2x pada tulisan WaitToKillAppTimeout pada sebelah kanan layar, lalu isikan angka 1000. kemudian klik Ok
  4. Klik 2x pada tulisan HungAppTimeout, dan isikan angka 100
  5. Klik Ok

Bersihkan dll Dari RAM

dll pada RAM berfungsi untuk menyimpan proses sementara yang dijalankan oleh RAM pada aktivitas sebelumnya. Sehingga kebutuhan RAM anda tetap terpakai untuk kebutuhan ‘cadangan’ pada dll ini. Untuk membersihkan dll dari RAM sehingga kebutuhan memori anda dapat selalu dalam keadaan maksimal dapat melakukan sedikit perubahan pada registry
  1. Masuk kebagian registry
  2. Lalu kebagian: HKEY_LOCAL_MACHINE/software/microsoft/windows/current version/explorer
  3. Lalu klik Edit > New > Key. Dan beri nama key dengan AlwaysUnloadDLL. Klik Ok
  4. Kemudian klik 2x pada key yang baru dibuat tersebut dan isikan angka 1
  5. Klik Ok

Mengoptimalkan Memory RAM

Trik berikut ini dapat melengkapi trik diatas untuk mengoptimalkan manajemen pemakaian RAM pada Windows anda.
  1. Masuk kebagian registry
  2. Lalu kebagian HKEY_LOCAL_MACHINE/system/current control set/control/session manager/memory management
  3. Kemudian klik 2x pada bagian DisablePagingExecutive dan beri angka 1
  4. Klik Ok

Mengoptimalkan Harddisk

Fungsi ini untuk meng-optimalkan harddisk. Windows melakukan fungsinya untuk menata ulang file-file didalam boot sector pada saat komputer anda dalam keadaan idle / standby sehingga untuk kedepannya, harddisk anda dapat berfungsi lebih optimal dan cepat. Cara menambahkan fitur ini kedalam registry adalah:
  1. Masuk kebagian registry
  2. Lalu kebagian: HKEY_LOCAL_MACHINE/software/microsoft/wondows/current vesion/optimal layout
  3. Kemudian pada sebelah kanan layar registry klik kanan dan pilih New > DWORD Value
  4. Lalu beri nama dengan EnableAutoLayout dan isikan angka 1

Mempercepat Shutdown

Trik ini berfungsi untuk mempercepat waktu tunggu yang diperlukan pada saat melakukan shutdown. Terkadang komputer anda menjadi lambat pada saat ingin melakukan shutdown karena sistem pada Windows sedang melakukan End Process pada aplikasi yang sedang dijalankan. Melalui trik ini Windows akan mematikan program tersebut secara otomatis tanpa menutupnya satu persatu.
  1. Masuk kebagian registry
  2. Lalu kebagian: HKEY_LOCAL_MACHINE/system/control set 001/control
  3. Klik 2x pada bagian waitToKillServicesTimeOut lalu ketikkan 100
  4. Lalu Ok

Menonaktifkan Fungsi Animasi

Fungsi animasi atau visual effect pada Windows memang memperindah tampilan, namun dengan mematikan semua fungsi animasi dapat membuat kinerja Windows anda menjadi lebih cepat. Cara menonaktifkan fungsi animasi adalah:
  1. Masuk kebagian registry
  2. Lalu kebagian: HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop/Window Metrics
  3. Klik 2x pada bagian min animate yang terdapat pada sebelah kanan layar, dan isikan angka 0
  4. Lalu Ok

Mengaktifkan Auto End Task

Fungsi Auto End Task berfungsi untuk menutup secara otomatis program-program pada saat komputer ingin di shut down. Cara mengaktifkan perintah ini adalah:
  1. Masuk kebagian registry
  2. Lalu kebagian: HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
  3. Klik 2x pada bagian AutoEndTask yang terdapat pada sebelah kanan layar, dan isikan angka 1
  4. Lalu Ok

Tambah Cache NTFS

Perintah pada registry ini berfungsi untuk menambah kapasitas Cache pada Harddisk.
  1. Masuk kebagian regedit
  2. Lalu kebagian: HKEY_LOCAL_MACHINE/system/current control set/control/file system
  3. Pada sebelah kanan layar, klik kanan > pilih New > DWORDValue. dan beri nama NtfsMftZoneReservation. Lalu Ok
  4. Klik 2x pada value tersebut, dan isikan angka 2
  5. Klik Ok

Optimasi Prefetcher

Fungsi registry ini berfungsi untuk mensetting ulang cache pada aplikasi sehingga akan berefek mengurangi waktu loading pada aplikasi yang diklik. Cara memodifikasi fungsi ini adalah melalui:
  1. Masuk kebagian regedit
  2. Lalu kebagian: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SessionManager\MemoryManagement\PrefetchParameters\EnablePrefetcher
  3. Perhatikan pada bagian EnablePrefetcher tersebut. Anda dapat klik 2x pada tulisan tersebut dan beri salah satu nilai berikut: 0 (untuk mematikan fungsi ini), 1 (fungsi App Launch Prefetch), 2 (Boot Prefetch), 3 ( keduanya )
  4. Isikan angka 3 disana. Lalu Ok
Catatan: Demikianlah langkah-langkah untuk mempercepat Windows XP melalui registry. Bila anda merasa sedikit enggan untuk melakukannya satu persatu, anda dapat mendownload file korek registry.reg yang disediakan pada link diatas. Semua parameter diatas sudah dimasukkan kedalam file korek registry.reg tersebut dan disimpan kedalam format .reg sehingga anda tinggal mengklik 2x file tersebut untuk mengaplikasikan semua tutorial diatas kedalam komputer anda.

Mempercepat XP – MsConfig

Msconfig adalah menu yang berisi berbagai settingan diantaranya program startup, opsi booting dan fitur-fitur layanan pada Windows. Beberapa layanan pada msconfig ini ada yang penting dan tidak terlalu penting. Dengan menonaktifkan beberapa layanan yang terdapat pada bagian ini dapat sedikit meningkatkan kecepatan Windows XP.

Fitur Services

Fitur service ini disediakan Windows untuk kepentingan user serta untuk memenuhi beberapa kepentingan. Namun terkadang fitur-fitur tersebut jarang terpakai dan tetap menggunakan resource memory komputer. Oleh karena itu ada baiknya anda mematikan beberapa fitur services tersebut.
Masuk ke bagian ‘System Configuration’ melalui: Start Menu > Run. Lalu ketikkan msconfig dan tekan Enter
Kemudian ke klik tab bagian Services dan matikan beberapa fitur disana yang kiranya jarang terpakai. Beberapa diantaranya yang dapat dimatikan (non-centang) adalah:
  • AlerterClipbook
  • Computer Browser (bila komputer pribadi anda tidak tersambung ke internet)
  • Distributed Link Tracking Client
  • Fast User Switching
  • Help and Support
  • Human Interface Access Devices
  • Indexing Service
  • IPSEC Services
  • Messenger
  • Netmeeting Remote Desktop Sharing
  • Portable Media Serial Number
  • Remote Desktop Help Session Manager
  • Remote Procedure Call Locator
  • Remote Registry
  • Remote Registry Service
  • Secondary Logon (Bila anda memiliki lebih dari satu username, maka jangan mematikan fitur ini)
  • Routing & Remote Access
  • Server
  • Telnet
  • Themes (Dengan mematikan themes akan sedikit mempercepat komputer anda, karena themes/wallpaper memakan resouce memory hingga beberapa MB) Anda dapat tetap menghidupkan opsi ini bila memang menyukai theme.
  • TCP/IP NetBIOS Helper
  • Upload Manager
  • Universal Plug and Play Device Host
  • Wireless Zero Configuration (Bila anda menggunakan wireless, jangan mematikan fitur ini)
  • Workstation

Optimasi Start Up

Pernahkah anda mendapati komputer anda menjadi sangat lambat pada saat komputer pertama kali masuk kedalam Windows XP? Hal tersebut disebabkan oleh sistem windows yang melakukan baca/load program yang sedang dijalankan secara otomatis dibalik layar, seperti Antivirus, program Chatting, downloader dan banyak lagi. Dengan menonaktifkan beberapa program startup yang tidak diperlukan, sangat ampuh dalam memaksimalkan respon pada komputer anda.
  1. Masuk ke bagian ‘System Configuration’ melalui: Start Menu > Run. Lalu ketikkan msconfig dan tekan Enter
  2. Klik Tab bagian Startup
  3. Bila anda ingin hasil yang maksimal, matikan semua tanda centang kecuali Antivirus. Semua program akan di nonaktifkan dari start up pada saat komputer dinyalakan sehingga akan mengurangi resource memory yang selalu terpakai sepanjang waktu untuk program start up tersebut.
  4. Klik Apply / Ok dan restart komputer anda.

Optimasi Swapfile

Bila komputer anda menggunakan RAM yang besar, trik ini tidak akan terlalu berpengaruh. Namun bila anda menggunakan memori yang pas-pasan terutama jika komputer anda masih tipe lama, maka trik ini dapat membantu membuat sistem anda berjalan lebih baik.
  1. Masuk ke msconfig
  2. Klik pada bagian tab System.ini
  3. Klik pada tulisan 386enh dan klik New yang terdapat pada sebelah kanan
  4. Lalu beri nama ConservativeSwapfileUsage=1
  5. Klik Apply dan Ok

Hilangkan Boot Screen Windows

Trik ini digunakan untuk menghilangkan boot screen windows agar proses booting dapat berjalan lebih cepat.
  1. Masuk ke msconfig
  2. Klik pada bagian tab BOOT.INI dan beri centang pada bagian /NOGUIBOOT
  3. Klik Apply dan Ok

Optimasi Control Panel, Harddisk, Display Properties

Matikan Prefetch

Pada langkah sebelumnya telah dijelaskan bagaimana cara memaksimalkan fungsi prefetch ini, dengan menghapus file-file sampah yang tidak diperlukan lagi.
  1. Bukalah Windows Explorer, klik kanan pada Start Menu > Explore
  2. Ketikkan C:\WINDOWS\Prefetch pada bagian address bar dan Enter
  3. Hapus semua file yang terdapat disana dan Restart PC anda.

Matikan Fasilitas Indexing Services

Fitur Indexing Services berukuran tidak besar namun keperluan memori yang digunakan cukup besar terutama jika komputer anda menggunakan RAM yang pas-pasan, fitur ini cukup membuat proses pada komputer menjadi sibuk dan lambat.
  1. Ke bagian Start Menu > Control Panel
  2. Klik Add / Remove Program
  3. Setelah itu klik pada tab bertulisan Add/Remove Windows Component dan hilangkan tanda centang pada tulisan Indexing Services
  4. Klik Next untuk memproses. Setelah selesai restart komputer anda.

Matikan Fasilitas Indexing Services 2

  1. Setelah melakukan langkah diatas
  2. Klik Ikon MyComputer
  3. Lalu klik kanan pada harddisk Drive C: > pilih Properties
  4. Matikan centang pada tulisan Allow Indexing Service to index this disk for fast file searching
  5. Klik Apply dan Ok
    (Bila muncul pesan bertulisan: Access is denied. Klik Ignore All untuk melanjutkan)
  6. Lakukan langkah diatas pada partisi harddisk lainnya.

Menonaktifkan Fitur Windows Sound

Secara default, Sistem operasi windows mengaktifkan sound/musik pada saat komputer sedang melakukan proses-proses seperti: booting, error, shutdown dll. Fitur sound tersebut meskipun jarang digunakan namun tetap menggunakan sedikit memori pada RAM untuk menjalankannya, terutama pada saat booting dan shutdown. Bila anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal ada baiknya anda mematikan fungsi ini.
  1. Ke Start Menu > Control Panel
  2. Klik pada bagian Sound and Audio Devices
  3. Pada tab bagian Sounds pilih NoSounds yang terdapat pada kotak ‘Sound Scheme’
  4. Pada saat muncul pesan pada layar windows, pilih No dan Apply.

Mempercepat Browse File

Adakalanya Windows anda terasa lambat pada saat sedang membuka suatu file, hal ini dapat disebabkan karena windows melakukan pencarian secara otomatis folder dan printer pada jaringan yang mungkin anda akses walaupun sebenarnya tempat-tempat tersebut tidak diperlukan. Anda dapat mematikan fitur ini melalui
  1. Ke Windows Explorer
  2. Klik Folder Options
  3. Ke bagian Tab View dan hilangkan tanda centang pada Automatically search for network folders and printers
  4. Klik Ok

Ubah Format Harddisk ke NTFS

Format NTFS memiliki beberapa keunggulan dari FAT32 oleh karena itu pastikan agar harddisk anda telah berformat NTFS. Cara untuk memastikannya adalah:
Klik ikon MyComputer
Klik Kanan pada ikon Drive C: > pilih Properties
Jika harddisk anda masih berformat FAT32, anda dapat mengubahnya dengan cara:
  1. Klik Start Menu > Run > ketikkan CMD lalu tekan Enter
  2. Kemudian ketikkan Convert C: /FS:NTFS pada jendela CMD
Catatan:
  • Ada baiknya anda melakukan back-up data penting anda terlebih dahulu sebelum menjalankan trik ini
  • Pastikan agar komputer anda dalam keadaan bersih (tidak ada virus)
  • Pada saat konversi berlangsung jangan melakukan aktivitas lain

Matikan System Restore

System Restore adalah fasilitas untuk merekam pada titik dimana komputer anda masih dalam keadaan sehat. Bila komputer anda suatu saat terjadi crash atau error, maka system restore dapat membalikkannya kembali ke keadaan semula. Fitur ini sebenarnya cukup berguna. Sesungguhnya dengan mematikan fitur ini dapat memberi m,emori tambahan yang sebelumnya digunakan untuk fitur ini. Anda dapat mematikan fitur ini bila memang diinginkan.
  1. Ke bagian Control Panel
  2. Klik bagian System
  3. Ke tab bagian System Restore. beri centang pada tulisan Turn Off System Restore on all drives
  4. Klik Apply dan Ok

Optimasi Control Panel & Virtual Memori

Masih pada bagian System seperti langkah diatas, anda dapat mematikan semua fitur-fitur yang berada pada bagian system control panel tersebut seperti: System Restore, Automatic Update (lebih baik dimatikan bila anda tidak menggunakan windows original). setting ulang virtual memori yang dapat dibaca pada tulisan Cara Menambah Kapasitas Virtual Memori Pada Komputer dan meminimalkan penggunaan fungsi visual yang berlebihan untuk meningkatkan respon dari komputer. Untuk melakukan hal ini:
  1. klik pada bagian Tab Advanced > Performance dan klik Settings.
  2. Setelah jendela terbuka, centang pada pilihan ketiga yang bertulisan: adjust for best performance.
  3. Maka secara otomatis, sistem akan menghilankan semua tanda centang pada pilihan dibawahnya. Anda dapat tetap mencentang salah satu pilihan yang terdapat disana yaitu: Use Drop Shadows for Icon labels on the desktop.
  4. Klik Apply dan Ok

Optimasi Display Properties

Settingan ini dapat meningkatkan kinerja komputer dengan cukup signifikan namun sebagai konsekuensi anda harus mengorbankan segala tampilan indah yang dibawa oleh Windows XP serta rela menggunakan theme classic pada komputer anda. Anda dapat melakukan hal ini melalui 2 cara, melalui gpedit.msc atau melalui display properties.
Catatan:
Bila anda ingin melakukan tweaking ini secara ekstrim dan mendapatkan peningkatan kinerja komputer hingga 200%, silakan ikuti tahap ini atau anda bisa melewatkan bagian ini bila masih sayang dengan segala tampilan wallpaper dan theme anda :-)
Untuk mengoptimalkan fungsi theme classic dan mematikan beberapa fungsi visual yang tidak terlalu dipergunakan, langkah-langkahnya adalah:
  1. Klik kanan pada desktop > pilih properties
  2. Pada Tab bagian Theme: Pilih Windows Classic yang terdapat pada daftar list
  3. Pada Tab bagian Desktop: Matikan fungsi wallpaper.
  4. Pada Tab bagian ScreenSaver: Pilih None
  5. Pada Tab bagian Appereance: Pilih Windows Classic Syle. Klik pada tombol Effects yang terdapat pada sebelah kanan: Hilangkan semua pilihan centang yang terdapat disana.
  6. Pada Tab bagian Settings: Pilih resolusi yang sesuai dengan monitor anda (standar:1024×726). Dan pastikan pilih 32bit atau 64bit pada bagian Color Quality
  7. Klik Apply dan Ok
Trik-Lengkap-Cara-Mempercepat-Windows-XP-Hingga-200%

Hapus MyRecent Document

MyRecent Document adalah fitur pada Windows yang berisi informasi 10 dokumen terakhir yang diakses oleh pengguna komputer. Keberadaan file-file tersebut adakalanya membuat respon mouse pada start menu menjadi terhambat / lambat. Cara untuk me-nonaktifkan fitur ini dapat dilakukan melalui Group Policy:
  1. Klik Start Menu > Run. ketikkan gpedit.msc lalu tekan Enter
  2. Kemudian kebagian User Configuration > Administrative Template > Start Menu & Taskbar
  3. Klik 2x pada tulisan clear history of recently opened document on exit dan pilih enable
  4. Klik Apply dan Ok

Memaksimalkan fungsi Shutdown Dengan Ntosboot

Trik ini telah dijelaskan pada tulisan sebelumnya tentang Cara Mempercepat Booting XP dengan 2 Cara
Trik memaksimalkan fungsi shutdown dengan Ntosboot:
  1. Bukalah aplikasi Notepad anda (klik kanan > New > Text Document)
  2. Kemudian ketikkan perintah berikut: del c:windowsprefetchntosboot-*.*/q
  3. Simpanlah file notepad tersebut dengan nama: ntosboot.bat. (Untuk dapat menyimpan file dalam bentuk .bat, pada saat anda akan menyimpan file, pada kotak bagian ‘save as type’ pilih ‘amm files’ terlebih dahulu)
  4. Setelah itu klik Start Menu > Run > ketikkan gpedit.msc. Tekan Enter
  5. Setelah masuk ke jendela gpedit.msc, klik folder-folder berikut: Computer Configuration > Windows Settings > Scripts
  6. Pada jendela sebelah kanan, klik 2x pada shutdown
  7. Klik Add > kemudian browse pada file ntosboot.bat yang anda buat tadi. Klik Okcara-mempercepat-boot-windows
  8. Tutup lah jendela dan restart komputer anda.

Optimasi Fungsi IDE Harddisk

  1. Masuk kebagian Device Manager melalui Start Menu > Run. Ketikkan devmgmt.msc lalu tekan Enter
  2. Lalu klik 2x pada tulisan IDE ATA/ATAPI Controllers device
  3. Klik pada bagian Primary IDE Channel
  4. Klik pada bagian tab Advanced Settings, ubahlah Device Type menjadi None
  5. Klik Ok, dan lakukan hal yang sama pada Harddisk lainnya (Secondary IDE Channel)

Hapus file Temporary Secara Berkala

Pastikan agar anda menghapus file-file system sementara yang terdapat pada folder Temp, seminggu sekali. Cara mudah untuk menemukan file Temp adalah melalui Start menu > Run. Ketikkan %temp% dan tekan Enter. Anda boleh menghapus semua file yang terdapat disana. Anda juga dapat menggunakan software registry cleaner untuk melakukan hal ini.

Upgrade Kabel Harddisk

Untuk memaksimalkan teknologi Harddisk saat ini ada baiknya anda menggunakan kabel yang memiliki kualitas yang baik. Pastikan anda menggunakan kabel ber-type 80-wire Ultra-133 untuk semua harddisk andayang disesuaikan dengan connector yang kompatible dengan socket Master/Slave pada motherboard

Software Cleaner dan Maintenance

Salah satu faktor yang membuat kinerja Windows anda melambat salah satunya adalah karena menumpuknya sampah registry yang tidak terpakai. Susunan registry yang tidak teratur dll. Oleh karena itu sangatlah penting untuk memiliki satu atau dua software cleaner yang terinstal pada komputer anda yang dijalankan sekali seminggu untuk menjaga kondisi komputer anda agar tetap stabil dan cepat. Berikut adalah beberapa software pembersih registry yang direkomendasikan adalah:
Registry Easy – Software pembersih yang memiliki fitur yang sangat lengkap dengan kemampuan scan yang sangat baik, juga terdapat fitur untuk mempercepat koneksi internet, me-repair file .dll yang rusak, menghapus start-up yang tidak berguna, mempercepat komputer dengan settingan system mereka, dan banyak lagi.
WINASO Registry Cleaner – Memiliki fungsi yang hampir sama dengan Registry Easy namun memiliki fitur untuk men-defrag registry. Sangat baik untuk dijalankan secara rutin untuk membuat Windows XP anda tetap cepat dan stabil.
Ncleaner – Mempunyai kemampuan scan file-file sampah system yang sangat baik. Juga tersedia fitur-fitur lainnya untuk meningkatkan kinerja Windows anda.
PC-CheckUp – Software ini sangat penting oleh karena fitur defrag harddisk dan kemampuan untuk merapikan data-data logic / sector yang tidak dapat dilakukan secara manual. Juga terdapat fitur untuk membersihkan registry pada komputer anda
CCleaner - Salah satu software pembersih registry yang terkenal karena bentuknya yang simple. Software ini mempunyai 2 fitur, yaitu untuk membersihkan registry dan sampah file.
((review mengenai 5 software diatas dapat membaca artikel 5 Software Registry Cleaner Terbaik))
Demikianlah informasi tentang Trik Lengkap – Cara Mempercepat Windows XP Hingga 200% . Silakan anda terapkan semua langkah-langkah diatas pada komputer anda dan buktikan hasil pada sebelum dan sesudahnya.Tulisan ini akan terus diupdate secara berkala apabila terdapat trik lainnya yang belum terdapat didalam tulisan ini. Semoga bermanfaat :-)

Kamis, 30 Mei 2013

4 software gratis untuk copy dvd film yang rusak ke hardisk


Software backup dvd saat ini banyak beredar di internet mulai dari yang gratisan hingga berbayar.Beberapa Software Backup DVD dapat dikoleksi sebagai cadangan yang mungkin dapat membantu disaat akan memutar film yang berada dalam sebuah keping DVD sewaan dari Rental DVD namum belum sempat diputar pada komputer karena mengalami keterbatasan waktu luang untuk menonton. Maka beberapa alternatif yang bisa dilakukan adalah melakukan backup /burning DVD ke kepingan DVD baru menggunakan software Nero Burning. Pilihan kedua adalah dengan mengcopy langsung file film yang ada pada DVD ke hardisk komputer. Software ini sangat bermanfaat jika pada DVD Film terdapat bad sector pada lapisan magnetik maka jika dicopy secara langsung menggunakan fasilitas Copy Paste pada Window Explorer akan muncul pesan error sperti di bawah ini:
Cannot copy VTS_01 : The request could not be perform because of an I/O device error


Beberapa software gratis yang bisa digunakan untuk backup dvd film ke hardisk, sekaligus mengatasi keterbatasan copy-paste windows explorer adalah:

1Isobuster
Software Isobuster merupakan sebuah software yang memilik banyak fitur dapat digunakan untuk menyelamatkan data (data recovery), mampu melakukan recovery terhadap kerusakan data pada berbagai media penyimpanan. Software ini terdiri dari 3 varian yaitu versi Free, Personal, dan Pro. Sehubungan dengan topik postingan yang membahas tentang metode Copy DVD error maka dengan hanya menggunakan versi Free maka fitur ini dapat menadi solusi untuk mengcopy data /DVD Film ke hardisk. Proses Penggunaan software cukup mudah. Buat teman-teman yang masih pemula silahkan dilihat link download dan cara menggunakan softwarenya disini Copy DVD  ke Hardisk

2Unstoppable Copier DVD
Program Roadkil's Unstoppable Copier ini merupakan sebuah software gratis yang memungkinkan anda untuk menyalin file dari disk yang mengalami masalah seperti bad sectors, goresan atau yang hanya memberikan error saat membaca data. Program ini akan mencoba untuk memulihkan setiap bagian dari potongan  file dibaca selanjutnya  menyimpan file per potongan tersebut. Dengan menggunakan metode ini sebagian besar jenis file dapat dibuat bisa digunakan bahkan jika beberapa bagian dari file disk yang tidak dapat dipulihkan secara keseluruhan.

Program ini dapat digunakan sebagai sistem backup harian menggunakan modus batch. Daftar transfer dapat disimpan ke sebuah file dan kemudian dijalankan dari baris perintah untuk melakukan batch yang sama dari transfer secara teratur tanpa harus menggunakan antarmuka GUI. Program ini mendukung parameter baris perintah yang memungkinkan aplikasi untuk dijalankan dari penjadwalan atau script sehingga dapat lebih memudahkan pengulangan proses copy DVD disc.




Spesifikasi Software Roadkil's Unstoppable Copier :
Support OS : Windows 2000, Windows XP, Windows Vista, Windows 7
Ukuran Installer : 417 KB.

 Program untuk copy DVD ini bisa didownload disini Unstoppable Copier DVD

3Free DVD Descrypter

Software Free DVD Descrypter ada;ah sebuah perangkat lunak gratis yang dapat digunakan untuk mengcopy DVD Film ke dalam hardisk.  Software ini sangat mudah digunakan , tampilan yang sederhana. Proses untuk mengoperasikan software cukup dengan memilih source DVD kemudian menetukan Output Folder selanjutnya dengan menekan tombol Save to PC maka seluruh isi DVD akan diuat duplikatnya pada hardisk

Spesifikasi Software :
Support Windows XP SP3, Vista, Windows 7 and .Net Framework 2 SP2
Sise : 17.1 MB



Perangkat lunak untuk copy DVD ini bisa diunduh disini Free DVD Descrypter


4DVD Smith Movie Backup 

DVD Smith Movie Backup adalah perangkat lunak gratis (freeware) yang dapat digunakan untuk membackup & copy DVD. DVD Smith Movie Backup dapat mendekripsi dan menghapus semua jenis perlindungan DVD, copy DVD ke hard drive komputer sebagai folder DVD. Anda fleksibel untuk menyalin seluruh DVD disc atau menyalin film utama saja.

Dengan  teknologi dekripsi  DVD, DVDSmith Movie Backup bekerja sebagai Decrypter DVD sekaligus untuk menyalin mendeskripsi perlindungan DVD yang di enkripsi dengan metode CSS,RCE, APS, UOPs Enription, dll

 Features utama DVD Smith Movie Backup:
1. Copy DVD ke Hard Drive dalam rasio 1:1
2. Antarmuka pengguna yang Intuitif 
3. Decrypt dan menghapus semua perlindungan salinan
4. Leluasa menikmati folder DVD dengan perangkat lunak pemutar video (video player) yang berbeda
5. Support Windows XP, Windows Vista, Windows 7



Software untuk copy DVD ini bisa didownload disini DVD Smith Movie

Selasa, 28 Mei 2013

Software terbaru: Converter terbaik 2013 Format Factory


FreeWare Free Download Software terbaru 2013 3.00 Converter gratis terbaik.


format factory 3.00





Tak diragukan lagi kemampuan software yang satu ini, software converter gratis yang satu ini memang memiliki fitur yang lengkap dan mumpuni, meski sofware yang digunakan untuk merubah ekstensi file atau format file ini bersifat gratis, namun soal fitur dan kecepatan tidak kalah dengan software converter yang berbayar.



Format factory 3.00 terbaru april 2013 mendukung banyak format video seperti MP4/3GP/MPG/AVI/WMV/FLV/SWF, Audio MP3/WMA/AMR/OGG/AAC/WAV, gambar JPG/BMP/PNG/TIF/ICO/GIF/TGA, dan masih banyak lagi, software yang satu ini juga bisa kita gunakan untuk menggabungkan file seperti layaknya HjSplit, Ditambah lagi dengan kemampuan merubah File DVD/CD kedalam ISO maupun Bin.



Format factory software converter terbaik 2013 ini juga bisa memperbaiki file video dan audio file, mereduce ukuran file,dan yang lebih menyenangkan lagi sofware converter terbaik ini mendukung 62 bahasa (termasuk bahasa indonesia), Requirements: mendukung semua OS windows.


Apa lagi? Bila anda belum memiliki atau belum sempat update ke versi terbaru anda bisa mendownloadnya secara gratis disini.

Senin, 27 Mei 2013

Jaringan Warnet sederhana tanpa mikrotik

Tutorial Cara Setting Instalasi Jaringan Warnet Berbasis Windows XP dan ADSL Modem (pada Speedy) - Cara Setting Instalasi Jaringan Warnet Menggunakan Speedy - Cara Setting Instalasi Jaringan Warnet - Kemampuan untuk melakukan Instalasi dan setting untuk sebuahWarung Internet (Warnet) selama ini dianggap hanya dimiliki oleh mereka yang sudah lama berkecimpung didunia IT Administrator, Cara Setting Jaringan Warnet Speedy, pada WIndows Xp dan Windows 7 Dengan mematok biaya yang cukup lumayan mereka bersedia membantu kita dalam membangun sebuah Warnet yang hendaknya akan kita gunakan sebagai Unit Produksi. Ketidaktahuan tentang bagaimana sebuah sistem jaringan dapat berjalan lancar adalah alasan utama kita untuk terus menggunakan tenaga mereka. Berangkat dari keadaan tersebut maka saya menuliskan panduan ini. Sengaja dibuat dengan menampilkan langkah demi langkah agar dapat dimengerti dan dipahami bahkan oleh seorang yang sama sekali belum mengenal jaringan. Setting Jaringan Speedy, btw lihat dulu Tutorial Cara Setting modem DLINK 520B Menggunakan Speedy or Setting Modem D-Link type 520B , Setting modem DLINK 520B tidak begitu rumit, mari kita ikuti langkah langkah seperti berikut ini. tapi lihat dulu tutorial saya sebelumnya mengenai : Cara Setting Konfigurasi Modem D'Link 2542B Menggunakan Telkom Speedy 



Pada panduan ini akan dibahas instalasi dan setting untuk sebuah warnet yang memiliki 1 server & 12 client seperti terlihat pada gambar di bawah ini:



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet

Persiapan Hardware & Software

Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & software yang akan tersambung di dalam lingkup jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah :



1. PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
a. Hardware :

  • MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core
  • Ram : 1 Ghz
  • Harddisk : 160 GB
  • NIC / LAN Card : 10/100 Mbps
  • Drive : DVD / CD Writer
  • Spesifikasi lain : Optional
b. Software :
  • Windows XP SP2
  • Bandwith Controller / Manager
  • Billing System, dll
  • Anti Virus
  • Firewall
  • Anti Spyware, Malware, Adware


2. PC Client Minimal Spesifikasi
a. Hardware :
  • MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz Dual Core
  • Ram : 1 GB
  • Harddisk : 160 GB
  • VGA Card : Optional untuk Game
b. Software :
  • Windows XP SP2
  • Browsing Tools :
1. Internet Explorer
2. Mozilla FireFox (Free)
3. Opera
  • Chatting Tools :
1. Yahoo Messenger (Free)
2. MSN Live Messenger
3. MiRC
4. ICQ
  • Game Online, Example:
1. Warcraft III
2. Ragnarok Online
3. Diablo II, dsb
  • Adobe Reader (Free)
  • WinZip
  • WinRar
  • Anti Virus
  • Winamp (Free)
  • ACD See (Optional)
  • Microsoft Office (Optional)
  • Billing System, dsb
Sistem Operasi Window$ memang sangat mahal, untuk itu kita bisa mensiasatinya dengan membeli CPU second Built-up dari luar negeri yang masih bagus. Biasanya selain kualitasnya lebih tinggi dari pada CPU rakitan, CPU Built-up dari luar negeri juga sudah dilengkapi dengan, Sistem Operasi Standar Windows.




3. Hub / Switch / Router
Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC Client. Pilihan antara Hub / Switch / Router ditentukan oleh kemampuan koneksi yang ingin dihasilkan, dan tentu saja di sesuaikan dengan dana yang tersedia. Pada studi kasus kita kali ini saya akan menggunakan Switch sebagai pembagi koneksi internet.


4. Modem

Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Penggunaan Modem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis ADSL. Modem jenis ini biasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk jenis modem ADSL itu sendiri bisa dipilih berdasarkan kebutuhan. Kali ini penulis mengambil contoh ADSL LynkSys AM 300 yang hanya mempunyai 1 (satu) port saja sebagai Dialup Device.



Setting Modem ADSL Eksternal
Berikut adalah langkah yang harus dilakukan untuk memastikan PC Server terhubung ke
internet :



1) Buka Internet Explorer anda dan ketikan alamat berikut : 192.168.1.1 (biasanya adalah

alamat IP default bagi Modem).


2) Setelah muncul jendela login isikan username: admin Password: admin, atau sesuai

dengan user guide yang terdapat pada saat pembelian Modem.

3) Isikan sesuai dengan yang tertera pada gambar berikut, kecuali user name dan password yang masing-masing berbeda sesuai dengan yang didapat dari ISP.

4) Pengisian selanjutnya adalah untuk mengijinkan DHCP Server enable/disable, sebaiknya dipilih Option Enable agar kita tidak direpotkan dengan urusan menyetel satu demi satu IP Client. Karena fasilitas ini mempunyai kemampuan untuk mensetting IP Client secara otomatis.

5) Untuk pengisian Time Zone dilakukan sesuai dengan domisili anda tinggal. Dan untuk time server settingan yang tertera pada gambar adalah settingan yang saya rekomendasikan.


6) Jika kita ingin mengganti modem username & password kita dipersilahkan untuk

melalukannya pada option berikut :


7) Status Koneksi kita bisa kita pantau pada tabs status (gambar), sebetulnya alamat IP

kita tertera pada bagian bawah layar. Tidak saya tampilkan dengan alasan keamanan.
Setelah semua tersetting dengan baik langkah pengujian yang bisa kita lakukan adalah dengan membuka Internet Explorer kita, lalu masuk ke salah satu alamat WEB yang mudah diloading. Contoh : Http://www.google.co.id/ lalu untuk pengetesan kecepatan bisa dilakukan melalui beberapa situs yang menyediakan layanan pengukuran Bandwith, contoh: http://www.sijiwae.net/speedtest/ .

Setelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkah

selanjutnya adalah sinkronisasi. Agar semua komputer dapat tersinkronisasi secara benar, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :


1) Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara

sebagai berikut :
a. Menampilkan Task Control System



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet
b. Pada Tab Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dan nama WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan nomor Clientnya untuk memudahkan kita mengingat masing masing nama komputer, nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama Workgroup harus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet
c. Setelah nama PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID dengan cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi.



- Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network, kemudian Klik Next.
Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet
- Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain.
Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet
- Selanjutnya isikan nama WorkGroup sesuai dengan nama WorkGorup yang kita isikan pada waktu mengganti nama PC pada langkah (b) tadi.
Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet
- Selanjutnya Klik Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi / Reboot.
2) Sinkronisasi Waktu / Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:
a. Double klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.

b. Pilihlah tabs Internet Time => Update Now

Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet

c. Tunggu beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has ben

succesfully Synchronized.

d. Jika yang tampil adalah statement error, maka ulangi klik Update Now hingga

berhasil menyamakan waktu PC anda dengan server Windows.

e. Jika Update berhasil, namun jam yang ditampilkan tidak sama, maka kesalahan

mungkin terjadi pada Time Zone untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalah
GMT + 07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta sedangkan untuk WITA adalah
GMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT + 09.00 Seoul.



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet


Internet Connection Sharing (ICS)

Sampai dengan tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja. Untuk
memberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

1) Buka Jendela Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kanan

pada Koneksi aktif kita ke internet => pilih Properties.



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet

2) Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through this

computer’s Internet Connection.



3) Setelah Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah membedakan antarakoneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi tersebut.



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet

4) Jika kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs support

terdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC Client yang akan
terhubung melalui PC Server (192.168.0.1).



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet


Network Setup

Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki. Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :



1) Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah
seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup).



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet
Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet
2) Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to 
the internet through a residental gateway.



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet

3) Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan

untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem.
Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan setting di PC Client.



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet

4) Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan

Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh).



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet

5) Isi Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu

saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer
agar langkah setting lebih mudah.



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet
6) Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet
7) Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan / Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet

Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan

barunya.



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet

9) Pilih option just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan otomatis

reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.



Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet
Cara Setting Jaringan Lan untuk Warnet
Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PC Server dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.
Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesan koneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum.



Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan diperkantoran. 

Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah www.billingexplorer.com dan www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing.

Untuk Pengaturan Bandwidth untuk setiap PC bisa menggunakan DU SuperController, untuk membatasi pemakaian bandwidthnya